Perselingkuhan, Memang Menyakitkan
Beberapa terakhir ini saya menerima curhat dari beberapa orang kawan yang berisikan tentang perasaan mereka yang hancur lebur akibat cinta.
Lho ? Kenapa cinta bisa membuat mereka merasa dirinya hancur lebur ? Sedangkan yang saya tahu, bahwa cinta itu selalu membahagiakan. Hidup tanpa cinta adalah hampa rasanya. Tapi mengapa mereka merasakannya seperti itu ?
Oh..ternyata mereka mengalami pengkhianatan cinta. Pengkhinatan yang membuat mereka terpuruk dalam jurang kesedihan, jurang kehampaan, sakit hati, dendam dan amarah menjadi satu, bergabung di dalam relung-relung hati mereka. Yah..mereka merasa terselingkuhi oleh pasangan mereka. Pasangan yang benar-benar mereka cintai, mereka sayangi dengan tulus lahir dan batin, tapi dengan teganya laksana tikaman pisau dari belakang yang menusuk jantung-jantung mereka, merobek hati mereka, memburaikan usus-usus dalam perut mereka, cinta dan sayang mereka yang begitu tulus akhirnya terkhianati.
Mereka menangis kepada saya dan bertanya kepada saya, ” Apa yang salah denganku ? AKu sudah sedemikian tulusnya mencintai dia dan menyayangi dia lahir dan batin. AKu sudah melakukanya yang terbaik untuk dia, tapi..dia tega mengkhianatiku cinta dan sayangku ini dengan cara demikian ?” Apa salahku Yung ??? Tolong, beritahu aku..beri tahu kekuranganku yang membuat dia melakukan hal ini kepadaku, membuat hidupku serasa hancur lebur, dan perasaanku hancur berkeping-keping !!”
Saya termenung mendengarnya ……
Saya merasakan airmatanya mengalir dari sela-sela kelopak matanya yang berselimutkan kesedihan dan penderitaan yang amat sangat. Isakan tangisnya yang tertahan akibat gejolak perasaannya yang begitu kuat, membuat saya semakin merasa tersudut dalam libatan kesedihannya dan penderitaaanya.
Saya menarik napas dalam dalam, dan menghembuskannya kuat-kuat untuk sekedar mengurangi beban perasaan saya yang ikut terlibat di dalam perasaannya, mengikuti segala alur - alur dalam ceritanya, meresapi semua kesedihannya dan kepedihannya. Sakit memang…amat sangat sakit…..pedih yang saya rasakan mengisi rongga-rongga dada saya….
Saya menerawang, tidak sanggup untuk berkata-kata mendengarkan segala macam curahan hatinya…
Bagaimana seseorang yang memiliki cinta dan sayang yang begitu amat sangat tulus dan sejati, bagaimana dia dengan susah payahnya menjaga agar cinta dan kesetiaannya tetap terjaga di hatinya tetapi hancur hanya gara-gara sebuah perselingkuhan.
Cinta sejati dan tulus yang berakhir dengan sakit hati dan penderitaan, yang berbuah dendam tentu amat sangat menyesakkan bagi yang mengalaminya. Saya menyadari, orang yang melakukan perselingkuhan sama sekali tidak merasakan apa yang dirasakan oleh orang yang diselingkuhi. Orang yang melakukan perselingkuhan, sama sekali tidak bisa merasakan sakitnya perasaan, hancurnya jiwa, pedihnya penderitaan batin….saya amat sangat meyakini hal itu.
Bagaimana sebuah perasaan tidak hancur, apabila melihat seseorang yang amat sangat dicintai, mencintai orang lain. Bagaimana tidak sakit perasaan, jika melihat orang yang disayangi , menyayangi orang lain. Bagaimana tidak terpuruk, jika ternyata perasaan setia yang kita jaga benar-benar dalam hati kita paling dalam, ternoda oleh sebuah pengkhianatan cinta….
Saya mengerti teman….
Saya pahami perasaaanmu….
Saya amat sangat mengerti kesedihan dan kepedihanmu….
Saya amat sangat mengerti dan paham dengan apa yang kalian rasakan….
Yah…saya mengerti……
Bagi kita mungkin sebuah pengkhianatan adalah sebuah perbuatan yang tidak bisa dimaafkan. Karena, hati kita begitu terlukanya, hati kita begitu disakitinya. Luka ini tidak akan bisa sembuh oleh apapun, dan sampai kapanpun…
Menurut orang bijak, luka di tubuh akibat goresan pisau, bisa sembuh dan kita lupakan sakitnya jika menggunakan obat merah atau betadine. Tapi luka dihati kita, tidak akan bisa sembuh oleh obat modern apapun, oleh dokter manapun. Meskipun berjuta-juta obat antibiotik dan obat anti infeksi membalur luka dalam hati kita, luka kita tidak akan mengering…luka dalam hati kita akan tetap ada. Tetap ada seumur hidup….
Tapi teman, kita jangan lemah…kita jangan kalah oleh perasaan itu. Jangan kita diperbudak oleh perasaan sakit hati kita dan dendam kita hingga rasa tersebut mengorbankan segalanya yang ada kita…
Saya percaya, sudah banyak yang dikorbankan oleh teman-teman untuk menjaga perasaan cinta kalian dan sayang kalian kepada pasangan masing-masing. Sudah cukup…biarlah, ikhklaskan saja pengorbanan kita yang telah diberikan kepada pasangan-pasangan kita. Mereka sama sekali tidak mengerti, bahwa pengorbanan kita benar-benar tulus, behwa pengorbanan kita benar-benar melibatkan semua asa dan cita dalam hati kita, mengorbankan air mata, kehormatan, harga diri dan segalanya yang ada pada diri kita…
Biarlah…biarkan mereka tidak mengerti dengan apa yang telah kita korbankan. Saya yakin, mata dan hati mereka tertutupi oleh rasa keegoisan dalam diri mereka.
Teman, kita harus bangga kepada diri kita sendiri.
Kenapa bangga ??
Yah..kita harus bangga karena Tuhan memberikan kita kesempatan untuk memelihara cinta sejati dalam hati kita. Tuhan memberikan kesempatan pada kita untuk menjadi manusia yang memiliki sifat setia dan rela berkorban buat seseorang yang kita cintai. Yang mungkin tidak setiap orang memilikinya. Terutama adalah orang-orang yang mengecewakan kita. Mereka tidak punya Friend, percayalah…kita lebih mulia dari mereka dihadapan Tuhan. Kita lebih memiliki harga diri di depan Tuhan, dibandingkan mereka. Meskipun kadang kita banting harga diri kita demi mereka yang kita cintai, dan juga kita buang egoisme kita demi orang yang kita cintai dan kita sayangi, tapi teman…kita masih punya harga diri di depan Tuhan….
Teman…percayakah kalian kepada kata-kata ini ??
” Tuhan tidak akan menutup mata terhadap perbuatan yang tidak baik, yang dilakukan kepada kita. Dan perbuatan tidak baik sekecil apapun akan memperoleh balasannya dari Tuhan “
Teman, saya amat sangat percaya kepada hal itu. Amat sangat meyakininya dalam hati. Apalagi, pintu maaf kita yang saat ini belum terbuka untuk mereka. Pasti…saya yakin…suatu saat mereka akan memperoleh balasan. Balasan dari perbuatan mereka yang mengecewakan kita, membuat kita terpuruk dalam kesedihan, mengkhianati cinta kita, menyakiti perasaan kita. Percayalah Tuhan tidak akan menutup mata-Nya. Tuhan tidak pernah tidur !!!
Teman, yang hanya bisa kita lakukan bagi orang yang pernah kita sayangi dan kita cintai adalah mendoakannya. Semoga mereka tidak mengalami apa yang telah kita rasakan, Semoga mereka tidak mengalami sakit hati dan hancurnya perasaan yang kita alami saat ini. Kita cuman bisa berdoa, mereka dan keturunan-keturunannya jangan sampai merasakan semua yang kita rasakan dan kita alami ini. Karena, percuma…sakit hati dalam hati ini tidak akan pernah lekang oleh waktu..selamanya sampai ajal menjemput tubuh kita yang lelah ini….
Dan semoga Tuhan mengampuni mereka, meskipun pintu maaf kita belum terbuka seutuhnya…
So Friend…cheer Up…semua sudah ada yang mengaturnya… Mari kita taklukkan masa lalu kita, agar kita bisa mengendalikan masa depan kita.
Yah..masa depan kita….hanya kita sendiri yang bisa mengendalikannya….

# Comment by irfanjayenggrana — December 12, 2005 @ 5:14 pm
ASSALAMUALIKUM,RAHMA.SALAM KENAL YA……….
AKU MAU CURHAT NIH..BOLEH NDAK???
AKU PERNAH JATUH CINTA,WAKTU PPL DISEBUAH SLTP.YAITU, SLTPN12 KAMPUNG JAWA BANDA ACEH..SLTP ITU SEKARANG SDH HANCUR KENA TSUNAMI..AKU JATUH CINTA PADA MURIDKU SENDIRI..SISWI KELAS II4,ANAKNYA MANIS DAN PINTAR BAIK LAGI ORANG NYA..AKU SDH BILANG SUKA PADANYA.TERNYATA DIAPUN JUGA MENYUKAIKU..AKU MALU DAN TAK HABIS PIKIR KOK BISA JATUH HATI SAMA MURIDKU SENDIRI..OHYA,,RAHMA.NAMA SISWI ITU ADALAH SALLY FEBBY..TIGA BULAN SEBELUM TSUNAMI DIA PINDAH KE BINJAI,SUMATERA UTARA.HABIS TSUNAMI KAMI KEHILANGAN KONTAK KRN HP KU SDH DIBAWA TSUNAMI…DAN MUNGKIN DIA PIKIR AKU SDH MATI..TAPI WALAUPUN DEMIKIAN AKU MASIH TETAP MENCINTAI DAN MENANTINYA HINGGA SEKARANG..DAN KALAU AKU RINDU AKU SERING PERGI KEKAMPUNG JAWA UNTUK MENATAP PUING2 SEKOLAH SLTP YG SDH HANCUR DAN BEKAS RERUNTUHAN RUMAHNYA DULU WAKTU SEKOLAH DI KAMPUNG JAWA..SAMPAI SAAT INI TEMPATNYA DIHATIKU BELUM ADA SEORANG GADIS PUN YANG BISA MENGGANTIKANNYA…
MAKASIH YA SDH MAU MEMBACA CURAHAN ISI HATIKU..
NAMA;irfanjayenggrana
KUL:FKIP sejarah,Unsyiah
# Comment by ama — December 28, 2005 @ 2:15 pm
Aku turut prihatin yah ma kisah sedihmu tapi jangan putus asa yah irfan, kalo sudah jodoh pasti akan ketemu lagi, yakinlah bahwa Allah telah mengatur yang terbaik untuk kita meskipun itu dengan perpisahan dan kesedihan, yakinlah bahwa ada yang lebih baik dari rencana Allah menunggu kita.
Keep Smile Forever yach
# Comment by Kang Waw — December 29, 2005 @ 11:08 pm
Hancur lebur karena cinta terjadi ketika kita tidak bisa menggunakan logika dengan benar, cinta adalah anugerah yang maha indah cinta tak pernah menghancurkan seseorang, kecuali mereka yang enggan menggunakan logikanya OK
# Comment by Kang Waw — December 29, 2005 @ 11:10 pm
Hancur lebur karena cinta terjadi ketika kita tidak bisa menggunakan logika dengan benar, cinta adalah anugerah yang maha indah cinta tak pernah menghancurkan seseorang, kecuali mereka yang enggan menggunakan logikanya OK :p
# Comment by ama — December 30, 2005 @ 9:54 am
karena cinta bukan logika kang, sampai kapanpun cinta hanya bisa dirasakan bukan dipikirkan krn cinta berjalan dengan hati bukan dengan pikiran
# Comment by nina — April 12, 2006 @ 8:47 am
assalamualaikum….
namaku nina, aku sudah menikah selama 2 tahun, suamiku seorang duda beranak dua, kedua anaknya wanita, yang pertama sudah menikah dan tinggal bersama suaminya.yang kedua masih SMA dan tinggal bersama ibu kandungnya, tetapi mantan istri suamiku dan anak -anaknya selalu berusaha untuk merusak rumah tanggaku, mereka selalu minta uang dari penghasilanku, penghasilan suamiku sendiri tidak mencukupi kebutuhan kami. Anak suamiku yang sudah menikahpun selalu minta uang bulanan padaku, alasannya penghasilan suaminya tidak mencukupi, selain itu sifat anak-anak suamiku buruk sekali, pembohong, suka mencuri, sombong, sok kaya, dan iri hati. jadi apa yang harus aku perbuat dalam menghadapi mereka…. tolonglah aku…
# Comment by Niki — July 7, 2006 @ 2:39 pm
Waw… hampir mirip sama kisah gw, tapi dia tidak selingkuh melainkan karena kebodohan gw sendiri yang membuat dia jadi sama orang lain. sakit memang seperti kisah itu, tp buat gw, kita gak boleh nyerah!! kalau kamu masih yakin dia mencintaimu dan pasti yakin, karena bila sakit hati gak lekang oleh waktu maka cintapun sama, gak akan lekang oleh waktu! berjuang dan berusahalah, jangan hanya bisa pasrah dan menanti. ‘dia bukan jodoh gw’, ‘nanti juga ada lagi’. NO WAY!! treat ur love like ur last love, karena cinta gak akan bertepuk sebelah tangan, dia hanya perlu ditunjukkan jalan. Love will find u if you try.
# Comment by Mamad Sukmana — August 29, 2006 @ 3:29 pm
cinta cinta cintaaa… Hidup tidak selalu makan cinta, masih banyak yang perlu kita fikirkan teman… Biar kuberitahu, di sana banyak bidadari yang menunggu pasangannya datang… Haruskan hidup terus memikirkan perempuan… Mari sebaiknyalah kita fikirkan hal-hal yang lebih baik bagi kehidupan kita kelak di akhirat nanti… jangan tertipu oleh fatamorgana romantisisme yang menjadi alat setan untuk mengendalikan kita semua…(Kitu saur Harun Yahya mah…)
# Comment by hana — May 23, 2007 @ 4:15 pm
kata orang cinta itu tak pakai logika. Kalau menggunakan Logika namanya bukan cinta. Tetapi butuh keseimbangan antara hati dan logika.tidak hanya 1 org yg menggunakan keseimbangan hati dan logika itu, tapi ke2 org pasangan harus menggunakannya. sehingga terjadi harmonisasi n almost no hurt feelings. Harmonism make it beauty n peace. U’ll feel success.Learn it n tell me
# Comment by hana — May 23, 2007 @ 6:10 pm
waalaikum salam buat mba Nina..kayanya sifat2 jelek tumpah semua di keluarga suami mba.seperti sinetron aja.Menurut saya,kalau anak tiri sudah menikah saya rasa ga usah dipikirkan.Dia hrs bertanggungjawab ats hidupnya sendiri.x-wife juga.anda mungkin hy bertanggungjwb pd anak yg belum menikah.dan itupun harus dengan kemampuan anda dan suami. yang terpenting ikhlas.
# Comment by Kreshna Iceheart — June 29, 2007 @ 11:52 am
When commenting on blogs, news, or articles, I normally write in English. However, since this article concerns Indonesians –Indonesian women in particular, I decide to take the liberty to write in Bahasa instead.
Alright, here it goes:
Berdasarkan pengamatan saya, menikah karena cinta merupakan “budaya” dari generasi terdahulu; orang-orang yang hidup di masa lampau. Orang tua saya, misalnya, menikah di usia tiga puluhan; mereka tidak pernah merasakan adanya “tekanan” atau “paksaan” untuk menikah. Ibu saya adalah seorang pengajar yang senang menekuni pekerjaannya di bidang keilmuan, sedangkan ayah saya senang memanfaatkan waktu senggangnya untuk mendaki gunung, menembus rimba, atau menyelam. Mereka masing-masing berbahagia dengan hidupnya sebagai lajang, dan tidak merasakan adanya tekanan untuk menikah.
Dan saat mereka kebetulan bertemu, mereka betul-betul saling jatuh cinta satu sama lain, dan akhirnya menikah. Walaupun kadang bertengkar, tapi terlihat bahwa mereka memang menikah karena cinta. Sebagai contoh, walaupun mereka berdua sama-sama berkarir dan berinteraksi dengan bermacam lingkungan, tidak ada satu pun dari mereka yang pernah berselingkuh.
Itulah contoh pernikahan yang memang disebabkan oleh cinta, dan bukan karena social pressure, target usia, atau sebab-sebab lainnya.
Bagaimana dengan generasi sekarang?
Ada dua hal yang saya amati dari generasi saat ini (yang merupakan generasi saya juga). PERTAMA, saat ini banyak sekali orang Indonesia, terutama wanita, yang menikah karena “target”. Saya sendiri tidak tahu apakah hal itu disebabkan oleh “social pressure”, budaya lokal, atau hal-hal lainnya. Tetapi yang jelas, banyak sekali orang Indonesia yang berpikiran bahwa hidup ini hanyalah sekolah, kerja, dan lalu kawin –seolah-olah hidup ini hanya seperti itu saja.
Apakah ini budaya lokal orang Indonesia? Saya rasa tidak, karena orangtua saya sendiri (seperti yang saya ceritakan di atas) adalah orang Indonesia juga. Yang saya heran, kenapa budaya generasi terdahulu itu bisa lebih “liberal” daripada budaya generasi sekarang? Orangtua saya tidak menikah sampai umur tigapuluh -an, dan mereka tidak punya masalah dengan hal itu. Sementara, pada masa-masa sekarang ini, seseorang yang sudah mencapai usia mapan tapi masih belum menikah akan menjadi bulan-bulanan oleh lingkungannya.
Mungkin Anda tidak akan percaya bahwa “social pressure” semacam itu masih sering terjadi di Jakarta yang (katanya) sudah menganut prinsip multikultural ini. Tadinya saya pun selalu menganggap bahwa “tekanan” semacam itu hanya mungkin terjadi di lingkungan-lingkungan yang masih undereducated dan traditional, tapi setelah mengalami sendiri, saya pun jadi percaya.
KEDUA, sekarang ini banyak sekali terjadi kasus perselingkuhan –terutama di tempat kerja. Saat ini, sepertinya berpacaran dengan wanita yang sudah bersuami sudah merupakan hal yang biasa saja –bahkan saya sendiri pernah beberapa kali melakukannya.
Saya tidak tahu bagaimana pengalaman orang lain, tapi dari pengalaman saya sendiri, alasan dari wanita-wanita itu untuk berselingkuh adalah karena mereka tidak memiliki “rasa” dengan suaminya; sebagian dari mereka bahkan ada yang pernah mengaku dengan sangat blatant, “ah, dari dulu alasan saya menikahinya memang bukan karena cinta kok.”
Memang ada juga kasus dimana ada salah satu dari mereka yang benar-benar cinta kepada suaminya, hanya saja rumah tangga mereka memang sedang dalam masalah (dalam hal itu saya hanya sekedar menjadi pelarian), tapi sebagian besar memang menikah bukan karena cinta.
Saat sedang antri di bandara, saya pernah tidak sengaja mendengar percakapan dari beberapa orang gadis Indonesia yang sedang antri di depan saya. Sepertinya mereka adalah pelajar universitas (univesity students), dan berasal dari latar belakang yang cukup berpendidikan. Gadis-gadis muda ini tentunya memiliki potensi untuk menjadi wanita-wanita mandiri; mereka memiliki pendidikan yang baik, mereka dapat memperoleh pekerjaan yang baik, dan tentunya mereka tidak membutuhkan laki-laki untuk menghidupi mereka.
Betapa kagetnya saya saat mendengar salah seorang dari gadis-gadis itu berkata, “ah, gua sih sudah ada yang melamar; sudah ada laki-laki yang mau menghidupi gua. Gua sih sudah enak bo…”
Jadinya saya tertarik untuk terus mendengarkan. Ternnyata tidak ada satu pun dari gadis-gadis itu yang memiliki MINAT untuk mandiri, walaupun dengan pendidikan yang mereka miliki, mereka sebetulnya mampu untuk mandiri.
Mereka semua menginginkan satu hal yang sama, yaitu MENIKAH. Dan motivasinya pun bukan karena cinta, tapi “supaya ada yang menghidupi”. Oh, mereka ingin tetap bekerja, tapi gaji yang mereka peroleh adalah betul-betul hanya untuk bersenang-senang, sedangkan untuk kebutuhan pokok, mereka mengharapkan ada seorang laki-laki yang menyediakannya.
Hmmm… Jadi benar juga, sepertinya menikah karena cinta adalah budaya generasi terdahulu.
Saya jadi ingat gerakan feminisme di negara-negara Eropa dan Amerika Serikat. Pada tahun 60 –an, yang disebut sebagai “wanita feminist” adalah betul-betul wanita mandiri yang menolak untuk menikah; mereka adalah orang-orang yang patut dikagumi, yang merasa mampu untuk mandiri, dan memang berjuang untuk hidup mandiri.
Dan pada masa itu, kalau ada wanita feminist yang menikah, maka alasannya adalah memang karena cinta. Ibu saya adalah contohnya.
Sedangkan, pada masa sekarang ini, sepertinya wanita-wanita feminists adalah perempuan yang ingin menikah untuk memperoleh kenyamanan hidup. Bahkan lebih parah lagi, di Amerika Serikat, ada budaya yang disebut sebagai “divorce for profit”, yaitu sengaja memancing perceraian supaya memperoleh tunjangan hidup dari mantan suaminya. Hal ini disebabkan karena Undang-Undang Perceraian yang tidak adil, yaitu mewajibkan mantan suami untuk terus menghidupi mantan istrinya –tidak peduli siapa yang bersalah dalam perceraian itu.
Maka tidak heran kalau kaum feminist jaman sekarang berbeda dengan feminist jaman dahulu. Feminist generas sekarang adalah wanita-wanita yang senang memaki-maki kaum laki-laki yang tidak mau menikah. Laki-laki yang memutuskan untuk tetap bujangan akan menjadi “bulan-bulanan” dari kaum feminist tersebut. Lingkungan pekerjaan hanyalah salah satu contoh dimana laki-laki bujangan akan terus dibuat “merasa bersalah” oleh kaum wanita di sekitarnya.
Kalau melihat pengalaman saya saat mengantri di bandara tersebut, sepertinya wanita-wanita Indonesia sudah tertular oleh “budaya wanita Amerika”.
Sayangnya, beban laki-laki Indonesia lebih berat daripada laki-laki Amerika. Di Amerika, “tekanan lingkungan” (social pressure) untuk menikah jauh lebih ringan daripada di Indonesia. Sementara di Indonesia, “budaya timur” dan “faktor agama” merupakan alasan-alasan yang sering digunakan untuk memberikan “tekanan” kepada laki-laki supaya mau menikah.
Saya sendiri tidak menganut “budaya timur”, dan saya sendiri tidak peduli kepada “tekanan lingkungan” yang menyuruh saya untuk menikah. Saya sudah terbiasa dengan wanita-wanita di sekeliling saya yang terus-menerus “mencela” saya karena saya berprinsip tidak mau menikah.
Tapi saya merasa kasihan kepada sesama laki-laki Indonesia lainnya. Banyak dari mereka yang merasa bahwa hanya karena mereka termasuk golongan kulit berwarna, maka mereka menjadi wajib untuk “patuh” kepada “budaya timur”. Salah satu akibatnya adalah mereka jadi merasa wajib untuk menyerah kepada tekanan lingkungan yang “memaksa” mereka untuk menikah.
Dan akhirnya, banyak dari mereka yang mengalami sakit hati karena mengetahui bahwa istri mereka sebetulnya tidak mencintai mereka –bahwa alasan dari istri mereka untuk menikah adalah BUKAN karena cinta.
Mungkin memang benar, bahwa menikah karena cinta merupakan budaya dari generasi jaman dahulu.
Bagaimanapun juga, alangkah sayang mengetahui bahwa masih banyak laki-laki Indonesia yang cukup bodoh untuk menikah.
Apakah alasannya karena seks? Padahal seks bisa diperoleh dengan mudah tanpa harus menikah. Apakah alasannya untuk mencapai kebahagiaan? Padahal kebahagiaan yang diperoleh dari kebebasan dan kemerdekaan hidup melajang adalah jauh lebih besar.
Apakah alasannya karena cinta? Nah, kalau memang demikian, maka waspadailah calon istri Anda, karena belum tentu dia juga mencintai Anda. Bersiaplah untuk sakit hati seandainya istri Anda nanti berselingkuh dengan laki-laki lain. Ingatlah bahwa wanita yang menikah karena cinta adalah wanita-wanita dari generasi jaman dahulu, bukan dari jaman ini.
Laki-laki di Indonesia harus lebih berani untuk memiliki pendirian sendiri, harus berani untuk tidak tunduk kepada tekanan-tekanan sosial yang memaksa mereka untuk menikah. SAY NO TO MARRIAGE.
# Comment by alvin — September 11, 2007 @ 4:15 pm
cinta bagai bunga mawar indah yang merekah merah, tetapi cinta mempunyai duri-duri dari cinta itu sendiri.
jika km ingin mndapatkan cinta, km hrs b’sedia jika duri itu menyakitimu.
karena dengan itu km akan lebih mengenal sesuatu yg bernama cinta. mencintai haruslah dengan rasa ikhlas, karena cinta ada di dasar perasaan yang ikhlas.
# Comment by alvin — September 11, 2007 @ 4:34 pm
gw pernah ngerasa sedih karena mencintai.
gw benci ma mahluk yg namanya cewe, n jiji ngelihatnya.
sempet gw bfikir jd gay, cz gw g mw knal+ada urusan lg ma cewe.tp alhmdulilah g jd, cz i have bestfriends i ever,
cewe itu bener2 dengan tulus gw sayang&cintai..
diA nerima pas gw tembak, tp 1minggu stelahnya ada co yg nelp pake no.dia n ngaku klo co tu tunangannya.
minta gw tuk lupain, g gnggu, n g hubngin dia lg, dia ngancam mw biki hidp gw susah klo tetep bhubngan ma dia,
tp gw nekat dtng k rmahny cz pengen lngsung denger pnjelaan dr ce gw itu. dia gmw ktmu, gw pulang n g pnah hubngn dia lg. dia udah bikin gw mcintainy dr prtama ktemu.
tp kita gpnah ktmu lg ampe skrng.
gw g ngerti knp dia terima gw klo dia dh ada co..
tp gw bisa lihat klo dia jg sayang ama gw,
gw g ngrti..
akhirnya cinta brubah jd benci.
ampe sekarang..
dia dah g ngehargain n ngehina gw,.
tp dngn itu semua gw dapetin pelajaran yg cuma bisa gw dapet setelah ngalamin itu semua.
# Comment by lina — September 28, 2007 @ 8:05 pm
Ass.wr.wb
aku telah menikah selama 7 th. Aku menyadari memang ini sudah takdir aku dan itu adalah jalan yang telah aku pilih sendiri untuk memilih dia sebagai pendampingku. Singkat cerita dari awal pernikahan dia sudah mengkhianati aku awalnya aku sangat menderita, menjerit, melawan dan menyerang suamiku namun karena perselingkuhan itu sering dia lakukan lambat laun aku terbiasa, aku tdk marah ataupun protes sedangakan suamiku setiap aku melakukan kesalahan yang bkn apa2 dia lgs mrh dengan kata2 yg menyesakkan dada. Aku tdk prnh curhat kpd siapa pun baik kpd ortuku atau kakakku karena aku tidak ingin mereka berubah pandangan terhadap suamiku, aku juga tidak curhat kpd mertuaku karena mereka sudah lanjut aku tdk ingin membebani pikiran mereka atas perilaku anknya, curhatku lakukan hanya setiap aku melakukan shallat aku hanya bisa meneteskan air mata. Pasti semua smua org bertanya WHY, itu aku lakukan karena untuk 2 putriku. Aku tidak sampai hati membayangkan bagaimana nasib kedua putriku jika aku menggugat cerai. Tugasku sekarang hanya ingin menjaga amanat dari Allah SWT yang telah dipercyai kepadaku yaitu kedua putriku untuk menjadi orang2 shallehah dan berbudi luhur Amin, sampai dengan saat ajalku tiba
# Comment by Sugiman — October 14, 2007 @ 10:56 pm
Assalamua’alaikum.Wr.Wb.
Saya Mo curhat Nih.
# Comment by ninie — November 14, 2007 @ 5:29 pm
kalau kalian menjadi sakit karena di hianati…klo aku merasa sakit kalau ternyata aku udah nyakitin orng lain.
tanpa aku sadari aku telah jatuh cinta dengan seseorang yang awalx aku gak tau klo dia udah beristri.umur ku 24 dan cowok itu 28….tapi yg buat aku sayang ma dia…coz dia gak aneh2..ato apalah..malah dia ngejaga aku dengan baik
beberapa hari yg lalu aku memutuskan untuk tidak berhubungan dengannya lagi…walaupun aku sedih dan dia juga sedih tapi aku gak bisa bersamanya diatas penderitaan orang lain…aku tidak bisa melihat alvian…(anakx cwo yg aku sayangi)melihat orang tuanya bercerai..walaupun aku tau ternyata sebelum berhubngan dengannya…hubungannya dengan istrinya udah 1 thn gak harmonis…
aku gak tau harus gmana menentukan jalan ku….
tapi dengan tulus hati kudoakan semoga…dia yg kusayang tetap bahagia…..
buat lusi….maaf udah mencintai suami loe…
maaf buat alvian…….
maaf buat cwo..yg ku sayang…
thax buat kasih sayangnya…
# Comment by Kreshna Iceheart — December 12, 2007 @ 9:16 am
Ever think of getting married? Think again. In fact, I dare ya.
“Ever seen a honest woman? ME NEITHER.”
“A man needs marriage just as much as a fish needs a bicycle.”
“I think, therefore I’m single.”
“The only reason why feminists are against legalizing prostitution is because they’re afraid of competition.”
“A woman always needs two types of man: the nice and responsible guy she’s married to, and the lovable guy she’s having affair with.”
“Prostitutes don’t cheat; wives do.”
“Prostitutes are honest women; wives aren’t.”
# Comment by Kreshna Iceheart — December 12, 2007 @ 3:07 pm
Kreshna’s words of wisdom:
“Ever seen a honest woman? ME NEITHER.”
“A man needs marriage just as much as a fish needs a bicycle.”
“I think, therefore I’m single.”
“The only reason why feminists are against legalizing prostitution is because they’re afraid of competition.”
“A woman always needs two types of man: the nice and responsible guy she’s married to, and the lovable guy she’s having affair with.”
“Prostitutes don’t cheat; wives do.”
“Prostitutes are honest women; wives aren’t.”
# Comment by SUPRAYITNO — February 7, 2008 @ 11:07 pm
NINA SAMPAI KAPANPUN AQ KAN MENUNGGUMU!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
# Comment by SUPRAYITNO — February 7, 2008 @ 11:16 pm
BUAT KM NINA PERCAYALAH TIDAK ADA CINTA YANG TULUS MELAINKAN CINTAKU KE PADAMU. Aq gak pernah tau pa yang ada di pikiranmu,dari sorot matamu, dari pandangan matamu, dari tingkah lakumu, aq percaya lo km msh sayng ma aq. Tapi kenapa km gak pernah mau untuk memperbiki hubngn ini. Hidupku sepi tanpa KEHADIRANMU NINA.Aq yakin suatu saat nanti kamu kan kembali kepadaku. AQ KAN SETIA MENUNGGUMU HINGGA HATIMU TERBUKA UNTUKKU LAGI. Buat kalian yang baca gw mnt solusinya domk agar aq bisa kembali dengan dia,Gw hancur banget tanpa kehadiran dia. teman-teman semua tolong bantu gw ya, gw sangat butuh bgt bantuan dari kalian semua!!! Makacih ya ats perhtnnya!!!!!!!
# Comment by Icha — February 25, 2008 @ 7:55 am
Buat Suprayitno, kayanya kamu dah cinta mati sama nina yah? tapi, kamu kan laki-laki kenapa sampe kaya gitu sih? ni mengnyangkut harga diri loh, kalo dia dah ga mau berhbungan sm kam knp km ga mencoba untuk melupakan semua tentang dia? cobalah membuka hati untuk yang lain, yang lalu biarlah berlalu bukan kaya gitu? hidup ni cuma 1 x , kalo dia ga mau berarti dia adalah bukan orang yang terbaik untuk kamu, YAKIN deh! mungkin setelah ini kamu akan menemukan orang yang jauh lebih baik dari dia. Amin…..gitu aja deh
# Comment by wawan — March 10, 2008 @ 2:32 am
10 maret 08
Namaku wawan, umurku 26.
Beberapa hari yg lalu aku merasakan perihnya sakit hati ini, bagai mana tidak, wanita yg sekian lama aku sayangi dan mencintainya setulus hati ini ternyata dengan teganya mengkhianatiku. Sudah 5 tahun kami menjalin rasa sayang dan sudah 3 tahun kami tinggal bersama, maklumlah kita jauh dari orang tua, kami berdua sama sama kuliah. Dan bisa di bilang semua kebutuhan kami Aku yg tahu, kasarnya semua biaya hidup dan kuliahnya aku yg penuhi.
Sebenarnya sudah sekian lama aku menaruh curiga padanya, tapi dasar hati ini yg takut kehilangannya dan memang aku tidak punya bukti nyata, aku mencoba untuk tetap percaya dan membuang semua rasa curigaku, aku menepis semua rasa curiga itu, aku takut kehilangan dia.
Saat itu ke suatu tempat dan kebetulan tidak jauh dari kostnya(dia kost cuma buat nyimpan sebagian barangnya itupun aku yang bayarin)terbersit di hati ini untuk mencoba lewat di depan kostnya, karna yg aku tahu saat itu dia lagi pulang kampung. betapa kaget hati ini, saat melintas aku curiga dia ada saat itu. Ringkas cerita aku mendapatinya ………………………….semuanya jadi tidak terkendali, perkelahianpun tidak dapat aku hindari, meskipun menang tapi apalah artinya hati ini yang hancur… perih rasanya, serasa dicabik. semua harapan cita dan cinta pupus sudah.kepada sobat semuanya kisahku ini nyata, dan yg aku ceritakan ini hanyalah garis besar perjalananku. Aku mohon dukungan dan DOA teman semua. WAWAN.
# Comment by yoken — March 29, 2008 @ 3:54 am
Assalamu Alaikum Wr.Wb
hai…nama saya yoyo salam kenal yah….
saya punya hal serupa dan saya bingung dengan hati ini yang selalu mengharapkan kehadirannya…….dan tak bisa kulupakan
hari ini saya telah di putuskan oleh kekasihku…
hidupku seolah-olah hanya untuk dia..
saya bingung dengan sikapnya di depanku dia begitu lugu dan manis akan tetapi dia kerap sekali selingkuh di belakangku bahkan dia pernah selingkuh dengan teman kampusku sendiri….akan tetapi setiap dia saya selalu maafkan dengan setulus hati…..ku
akan tetapi dia selalu begitu saja dan selalu ku maafkan.. lagi,terus dia sekarang telah selingkuh lagi dengan pemuda yang cakep dan punya sesuatu yang tidak aku miliki yaitu roda empat dan semenjak dia bersama,dia memutuskan untuk meninggalkanku yaitu pada malam ini…..aku bingung mengapa aku begitu sayang sama dia..kami telah menjalani hubungan ini selama 4 tahun dan dia begitu tega mengkhianati hati ini hanya dengan itu semua.saya sangat sayang sama dia susah aku untuk melupakannya dan kenangan-kenangan yang kami telah lewati…..saya yang selalu memafkannya tiap kali ia menghianatiku kini ia benar-benar meninggalkanku hanya karena orang yang ketiga total semua selingkuhannya ada 4 orang namun yang keempat ini baru dia memutuskan untuk meninggalkanku……
# Comment by fajar — June 3, 2008 @ 12:33 am
oe perempuan semua sulit dipercaya. dikasih hati mau jantung. memang benar pepatah lama ada uang abang disayang tidak ada uang aku dibuang….sedih….prusteq…..
# Comment by Lia — July 10, 2008 @ 12:41 pm
Hi..sobat, leh ga aku ikutan curhat.aku sekarang ngalami yang namanya patah hati + cemburu bgt ma mantan aku, padahal aku duluan lho yang ninggalin dia.tapi setelah aku tau ternyata dia juga sekarang dah ada pengganti aku, aku jadi ngerasa cemburu bgt.ga rela dia ma orang lain.apalagi sekarang cewek barunya satu kantor ma dia.brati kan siang malam dia berduaan terus karena kebetulan di kantornya tu cuma berdua ya mereka itu.aku sakit bgt, cemburu bgt dengernya setelah tau ternyata cewek itu satu kantor.apa aku slah aku masih punya rasa cemburu ma mantan aku walaupun aku sendiri dah punya calon suami, aku dah tunangan.aku sama mantan aku pisah karena aku tau kami tidak bisa bersatu karena kami berbeda keyakinan.tolongin aku dong….
# Comment by no name — July 25, 2008 @ 10:02 pm
sakit hati itu emang gak ada obatnya…
tapi kalo amu dicari sebenernya ada.. ?
mau tahu ?
tapi rahasia ya…
sebenernya obatnya itu mau menerima orang lain masuk lagi ke kehidupan kita…
soalnya yang namanya hidup gak selamanya harus bahagia kan ?
dengan merasaa sakit hati , seenggaknya hati kita tahu..kalo untuk mendapatkan kebahagian kita harus bisa merasakan rasa sakit dulu..
karena kalo nggak merasakan rasa sakit, kita nggak akan pernah tahu gimana rasanya bahagia !!!
# Comment by lovEly grEen — August 8, 2008 @ 12:16 am
yg sabar ya….
emg tdk bs melupakan seseorang yang sangat Q-ta sayangi sangat menyakitkan
tp hidup Q-ta tidak hanya b
henti sampai disni karena masih banyak sesuatu didepan Q-ta yg harus Q-ta hadapitemukan kembaliaQ yakin klo klyn jodoh pasti akan di p
jangan sedih tyuz yaw……..
karena dengan u menutup hati k-mu hanya menyakiti hatimu ja
aQ jg p
nh merasakan bagaimana sakitx ditinggalkan seseorang yang sangat Q-ta sayangijalan sampai Q-ta b`hasil menjalankannxtp 1 hal yang harus selalu Q-ta ingat bahwa kehidupan kan trus b
# Comment by indi — August 31, 2008 @ 2:22 pm
assalamu alaikum,,,
aku mau curhat,,,
sejak 8 bulan yang lalu saya melanjutkan kuliah di negara iran, dengan berat hati sya meninggalkan kekasihku, yang kami dah mau janji menikah, tp karena sy ingin membahagiakan kedua orang tua, untuk lebih menuntut ilmu agama , akhirnya seya ke iran,.
selama 6 bulan terakhir komunikasi dengan anggak saj si A
baik-baik sj, bahkan dalam seminggu dia rajin nelpon hingga 2 atau 3 kali,
dan kemarin tiba-tiba dia nelpon sy kalo dia mau menikah
sy langsung surprise dan stress, bingung ,
tapi saya sama sekali nggak percaya ma perkataannya, kirain dia cuma mau ngetes sy, semalam sy gak bisa tidur mikirn
terus i telpon kakaknya yang juga dah akrab banget ma sy.
dan kakaknya nangis dan bilang skrang si A, lagi ngelansungin pernikahannya dengan cewek sma, pernikahannya tak ada seorang pun keluarga yang hadir, karena mereka senagnya ma sy,
dan kabarnya kalo si A nikah karena terpaksa, dia kena ilmu-ilmu gitu,
tolong ya… sy dibantu kasi solusi, sy sama sekali nggak bisa konsent belajarnya.
terima kasih sebelumnya
# Comment by Jafar — September 1, 2008 @ 5:13 pm
Selingkuh??!!! Sangat menyakitkan!!! Hanya dua suku kata yg bisa terucap “Kejam!” Saya pedih….sakiiiitt banget!!! Aku (cowo)pernah ngerasain rasanya dikhianati pasanganku (cewe)…. Sampai sekarangpun aku belum bisa memaafkan perlakuannya padaku…. Semoga Allah memberikan yg terbaik buat para cheater…amiiiiinn…….. Buat Rahma, aku baca komentar di atas sangat meyayat dan mencabik perasaanku…meski kejadian ini sudah berlalu.. Karna itu kalian hati2 klo memilih pasangan…jangan asal liat fisik aja.
# Comment by herestya — September 11, 2008 @ 8:30 am
Hari ini betapa hancur hatiku, aku mendapati istri yg tersayang dan karena cinta kasih saya mendapatkan 2 putri yg cantik2 1 usia 12 Tahun dan ke2 7 thn, Istriku yg seorang guru ngaji dan agama tega menghianatiku dan juga anak2ku tadi malam peristiwa ini terjadi pas dimalam ramadhan, setelah ketahuan tidur disebuah hotel pada hari puasa dengan pria yg juga beristri, saya sangat syok dan tak mempunyai gairah hidup istriku tega meminta cerai dariku dan berniat hidup bersama dg pria selingkuhannya, ooh betapa sakit dan hancurnya hatiku melihat anak2ku yg sedang butuh kasih sayangnya namun kini tercampakkan, Istriku bahkan rela memilih pilnya disaat saya dg sabar untuk menentukan pilihannya yang saat itu pilnya juga hadir, dalam keadaan yg sangat menyakitkan dan jerit tangis anak saya yg mengharapkan ibunya, namun istriku tak memperdulikannya, bahkan anakku yg pertama mengambil pisau dan hendak membunuh pilnya, sambil teriah2 mama jahat, mama penghianat, om kubunuh kau telah menghancurkan keluargaku… demikianlah teriakan2 anakku, tetapi istriku tak peduli dan memilih bersama pilnya, Ya Tuhan apa salah dan dosaku…! hampir 20 thn hidupku dipenuhi kenangan bersamanya namun kini semua tercabut dalam waktu singkat 1 bulan semenjak dia kenal pil itu dan tidur dihotel bersamanya, padahal selama ini keluargaku keluarga yang sangat harmonis dan tetanggapun mengagumi rumah tanggaku, tak pernah ada persoaalan yg mencolok baik hubungan suami istri maupun ekonomi, OOOh betapa pedihnya hati ini… saya seakan tak percaya.. dan kini hidupku seperti mimpi yang yang mengambang.. Ya Allah mampukah aku menjalani hidupku selanjutnya ditengah tangisan anak2ku yang mendambakan kasih sayang ibunya… Dari Saya di Pulau Batam
# Comment by preni — September 28, 2008 @ 7:04 pm
aku bisa ngerasain kesedihan itu…tapi,kalo cuma dilihat dari satu sisi mungkin emang gitu, tapi…coba dilihat dari sisi yang lain.dari sisi seorang yang selingkuh misalnya.pasti dia punya alasan yang kuat kenapa dia selingkuh…sebenernya semua itu akan terpecahkan jika kita mau instropeksi diri sesering mungkin.kalo perlu, kita tanyakan ke dia apa alasan dia selingkuh…mungkin karena kesalahan yang kita perbuat, bisa juga kan…?
hmm…tapi semua itu cuma pandangan dari sisi yang lain.karena kita ga bisa hanya memandang dari satu sisi saja.ga seimbang donk.hehehehe……..
piss….
# Comment by herestya — October 7, 2008 @ 4:27 pm
Saya sudah dpt jawabannya setelah istri lari dari rumah, sekarang dia telah kembali pada saya pas 1 minggu sebelum Lebaran dia bersujud memohon ampun dihadapan saya, bapaknya, adiknya serta kakak saya, bapaknya bahkan yg selama ini selalu nyari dan hendak menghabisi pilnya.
Saat sadar istriku melakukan ini seolah seperti mimpi dan tidak sadar dan seolah gak percaya bahwa dia bisa tega melakukan ini semua pada saya dan anak2ku.
Namun sekarang sy seolah tidak bisa menerima istri saya lagi, saya merasa jijik karena pagar ayu dan kehormatan yg selalu sy agungkan telah terkoyakkan, yah sbg informasi sy emang dari keluarga yg taat beragama dan terdidik dipesantren saat masih dijawa, ibu bapak sy juga seorang yg dihormati dikotaku, juga kakak dan adikku juga orang2 yg dihormati karena selain tamatan sarjana mreka juga taat beragama dan menjadi imam dimasjid, Bahkan bapakku telah menyandang nama sbg seorang kyai.
Untuk Istriku adalah wanita kelahiran Bintan dia seperti wanita biasa untuk daerah kepri dan jarang yg memahami dan mendalami agama, karena rasa cinta yg besar dlm hatiku akhirnya aku menikahinya walaupun sebenarnya ibuku dan kakakku ragu dengan kesetiaannya (Yah aku saat itu buta oleh kecantikannya) akhirnya sy mengajarinya agama dan menyekolahkan dia sbg guru yg akhirnya dia bisa jadi guru seperti sekarang ini hingga 20 thn pernikahan tidak ada permasalahan yg berarti.
Kini sy menghadapi dilema yg sangat menyakitkan disatu sisi sy dan keluarga tdk bisa menerima kembali Istri sy karena kelakuannya yg telah mencoreng nama baik keluarga, juga kakak sy yg termasuk org terpandang di Batam.
Secara Pribadi sy sudah mengikhlaskan kepergiannya dan akan menceraikannya hal ini didukung juga oleh keluarga sy dan guru spiritual sy. karena rumah tangga seperti ini akan membuahkan malapetaka dan kesialan dimasa depan. Namun dari segi hati sy kasihan pada anak2 yg masih belum bisa melupakan Ibunya..
Oh mohon saran dari pembaca… yg mungkin telah mengalami hal serupa denganku.. dan dapat keluar dari masalah ini.
# Comment by babah — October 15, 2008 @ 11:48 am
saya jg mengalami dilema yang sangat besar,saya sudah punya istri dan anak 2, semula sy selingkuh krn saya kesel sama mertua n kakak istriku krn mereka sll ikut campur dalam klrg anak2nya.terakhir saya pny wanita dan smp menikah siri sayang dia g virgin shg saya keberatan utk hdp seatap kelak sbg istri sah saya. namun ktk kedamaian di klrg pulih diantaranya istri saya sdh bs hormati saya, saya pgn bgt ceraikan dia tp dia ngancam jika dicerai dia akan bunuh diri, padahal dia janji sblm mati dia pgn membunuh atau menyiksa mantannya yg ktnya memperkosaya? semalam kuputuskan utk ceraikan dia krn sy dgr dr tmn yg baik smp yang brengsek tidak ada satupun yg inginkan pny istri g prawn mending janda sekalian agar jelas.skr ada kecenderungan sy pgn balik lagi krn kashan tlg ksh saya pendapat
# Comment by julee — November 4, 2008 @ 10:51 am
tapi bagaimana jika pasanganmu yang selingkuh itu minta maaf dan berjanji tidak mengulangi segala kesalahan?
jangan terlalu keras hati juga deh..jangan ego juga..manusia kan pasti tidak luput dari salah..lihat kebaikannya juga..jangan cuma jeleknya aja..
# Comment by Ibanez — November 9, 2008 @ 7:45 am
Saya sdh 3 kali memaafkan pacar saya yang selingkuh.
Tapi nyatanya apa..?
Malah ingin mengulangi untuk yang ke 4 kalinya…
Dasar wanita berengsek…
# Comment by Andy T — December 3, 2008 @ 7:15 pm
Assalamualaikum,
namaku Andy,
Aku sudah menikah selama 6 tahun dan telah di karunia 2 orang anak yg baik dan lucu2. Aku hanya ingin berbagi hati karena aku merasakan beban ini berat ku pikul sendirian.
Aku memiliki istri yang menurut pendapatku begitu sangat egois bayangkan gaji setiap bulan yang aku kirimkan slalu habis(tidak sedikit lho) karena aku bekerja di eropa, sebenarnya bagiku itu tidak masalah, masalah sebenarnya karena istriku tersebut tidak bisa menghargai suami yang sudah berkorban berpisah jauh dengan anak anak. terkarang aku heran kenapa ya istriku senang dengan “kebisuan” seandainya dia merasa tidak sejalan dengan jalan pikiranku walaupun terkadang kepada hal sepelepun ini sering aku sampaikan ke dia namun sudah hampir 7 tahun tetap tidak pernah berubah slalu diam dan menunggu aku yang harus menelpon atau mengirimkan sms terlebih dahulu. Dan juga dari dulu dia senangnya hidup di sekitar orang tuanya saja di kalimantan, dia tidak berminat hidup berdampingan denganku bila aku tanya dia merasa takut dan tertekan padahal tidak pernah ada kekerasan dalam rumah tangga dan aku juga merasa sudah melakukan semua kewajibanku dengan baik dan berusaha sebaik mungkin malahan.
Dulu pernah ikut aku waktu aku bekerja di Kuala Lumpur namun dia hanya bertahan selama 8 bulan dan ujungnya minta pulang dengan alasan dia bosen dan gak ada kegiatan, memang aku bisa memahami keadaan itu namun dia menyalahkan aku yang dia bilang tidak ada waktu untuk keluarga, sebagai pertimbangan teman2 semua sewaktu aku bekerja di KL memang hampir tiap hari aku pulang jam 9 malam (tidak pernah lebih) namun aku masih menyempatkan diri untuk sekedar ngobrol dan bercanda dengan anak2ku sebelum tidur dan juga di hari minggu aku luangkan khusus untuk keluarga. Mohon saran dari teman2 semua apa yang harus aku lakukan sedangkan dari penilaianku sendiri dan sahabatku sikapku sudah lebih dari baik, ada tersirat untuk berpisah saja namun aku memikirkan anak anakku yang mereka masih kecil2.. namun terkadang hati ini sudah sangat berat menghadapi sikap dan sifat istriku ini. Mohon kiranya saran apa yang harus aku lakukan. Terima kasih kawan
Wassalam
Andy
# Comment by Haltar — December 5, 2008 @ 2:43 pm
Buat mas Andi di Eropa….
Memang yang terberat yaitu memikirkan anak2, masalahnya anak selama ini khan ikut sama ibunya.
Kalau saya analisa Istri mas andi tergolong istri yg egois dan tertutup, jadi istri hanya menuntut hak dan kewajibannya saja, sedangkan dia tidak mau menjalankan hak dan kewajiban sebagai Istri. Kelihatannya istri mas andi tidak punya komitmen untuk berumah tangga, karena sudah tidak menghargai dan bersyukur memiliki suami seperti anda. Saran saya, mas andi jangan terlalu memanjakan dengan memberikan uang dg jumlah yg besar padanya, kasih yg sewajarnya saja, sebagian mas andi tabung untuk masa depan nanti, Ingat wanita cepet lupa dan cepet hancur oleh kekayaan. Suntikkan tentang agama dan keimanan padanya. moga dia bisa mensyukuri nikmat Tuhan yang mengkaruniakan suami seperti Anda.
# Comment by aku — December 15, 2008 @ 12:49 pm
aduh tolong, carikan solusinya aku dikhianati suami, berselingkuh tapi belau telah memohon maaf dan berjanji tapi hatiku masih hancur sedang berpisah juga ndak kuat gimana ni
# Comment by nenk eti — December 16, 2008 @ 11:57 am
menurut saya,kalau anda marasa sakit bgt ya sudah cari lagi gantinya z,siapa tau ada yg lbh baik dari dia hehe. . . . . .
# Comment by RATIH — December 27, 2008 @ 2:56 pm
namaQ ratih…
Q punya cowok mantan tepate…
Q dah jalan selama 5 bulan ma dia…
segalanya dah Q korbanin buat di amateri,waktu,perasaan,juga harga diriQ…tapi…dengan teganya di amenusukQ dari belakang…dengan tetap jalan dengan mantannya….
sakiiiiiiiiiiitttttttt banget…ketika segalany adah Q korbanin buat dia…tapi…inilah balasannya keQ..
PENGKHIANATAN……….
ya Tuhan………sembuhakn Q dari luka ini……..
# Comment by herestya — December 31, 2008 @ 9:29 am
Ratih anda mengalami hal yg sama dengan saya, cuman kalau saya dah beristri dan punya 2 anak. Bisakah kita bertukar fikiran melalui email. karena saat ini saya blom bisa juga nyembuhin diri dan berharap agar Allah bisa menyembuhkanku dan memberikan pengganti yang terbaik buatku. Moga saya tidak salah langkah dalam menanggung derita hidup didunia ini. Salam….
# Comment by Poer — January 9, 2009 @ 6:02 pm
Sangat diriku sekali, hanya saja dikarenakan sudah ada sang buntut maka ya…. bertahan sajalah, siapa tahu dirinya akan mendapat hidayah atau pencerahan dari yang Kuasa. Amin.;)
# Comment by D3V1V2 — January 24, 2009 @ 10:18 pm
gelaaa, bgs bngt tulisanya, membuka mata hatiku sbgai orang yg prnh terluka oleh sbh pengkhianatan utk lbh wise memandang bhw hdp ga boleh d warnai oleh dendam dan sakithati coz aku percaya nanti d suatu masa dia jg kan merasa betapa sakitnya hati kecewa karena sebuah pengkhianatan
# Comment by Titieko — January 28, 2009 @ 7:33 am
Hanya ada 2 solusi untuk mengatasi sakit hati krn pasangan kita selingkuh yaitu 1. mempertahankan perkawinan atau 2.bercerai.Saya cenderung memilih solusi yang 1 yaitu mempertahankan perkawinan karena mempertimbangan dampak psikologis anak2 jika saya memilih solusi bercerai. Tidak mudah sih menerima kembali pasangan kita.Yang jelasa suasana keluarga tidak akan seperti sebelumnya. Tapi jika ada kemauan kita untuk memperbaiki hubungan dengan pasangan (terutama yang berselingkuh) tentu kebahagiaan akan kita dapatkan, tentu membutuhkan waktu yang panjaaaang untuk menyelesaikannya.
# Comment by ii — February 12, 2009 @ 12:00 am
ikut curhat nih! aq pny pengalaman yg sama,dikhianatin suami sampe 2x dan rasanya sakiiiiiiit bgt..,wkt dkhianatin yg prtama aq msh bs maafin dia,tp klo tuk yg kedua kalinya aq blm bs..sampe kpnpun aq blm bs memaafkn dia dgn tulus. skrg hubngan qu dgn suami jd dingin krn aku slalu teringat trus akan perbuatan dia,aq sdh bosan maafkan dia trus,tp sifatnya ga brubah..,aq cb maafin dia hanya krn anakqu satu2nya. Tdnya aq sdh ingin bcerai dr dia tp klo ingat anak prasaanqu luluh kembali,tp batinqu jd tersiksa dgn semua ini!!help me about my problem?? there is someone have any solutions??:(
# Comment by fitry — March 22, 2009 @ 4:17 pm
Saya menikah th 2000. sejak thn 2004-sekarang suami berselingkuh dan kekeuh ingin menikah lg. Semua usaha sudah saya lakukan. Saya lelah. Lahir bathin… perasaan saya pasang surut. Saya punya 2 anak perempuan. 7th dan 3 th. Perkawinan saya hambar dan tdk sehat. Hanya anak2 yg membuat saya kuat.. walau terkadang hati ini menjerit.. saya ingin di sayang spt pasangan bahagia lainnya.. Saya pengen punya teman curhat..terutama mereka yg dikecewakan pasangannya.Apakah kalian ingin berteman dgn ku???
# Comment by niken — March 24, 2009 @ 3:42 pm
emMhhhhhhhhhhhh………….wHad aboud me????
i tHink sLingkuh nTU bKand sSwatuoe yG BKind benci ‘n saKid bgeD Tp jstru Qt yang tERkadank ngLAkuinx ndRi
pGEn bGet qTa bLank k cMuwa cew or cOW qTa,,,,,,,,pA Cigh nAKX SlINGKUh??
kLO Dpkir” qTa Lbih enAg stia ‘n tLusz cnTa m oraNk” yANK Bner” sOuLmate m qTa……………..
qTa g uSah bLes prBwatNd orAnk iaNK bkin sKit hTi tp Qta tunJukin k oRnk kLO Qta bSa ngaSih yg tRbaik tUK MrKA MsKPUN MrKA DAH NYAKITIN qTa………dg cRa nTU Qta bSa nyontoHin kLo qTa yank trBaik……..
-tHENGz-
# Comment by putra — April 19, 2009 @ 6:58 pm
saya mau curhat nie..tolong kasih solusinya…saya sudah jln am ce saya selama 3 bulan..saya dan pacara saya beda 2 tahun dan saya yg status msh sma dan dia kuliah..awalnya kami santai-santai aj..dan sampai kejadian waktu itu..
pada saat kami bertengkar,dia meminta injin untuk ke surabaya dan saya menginjinkanya..lalu hari pertama dia tidak memberikabar lalu saya menelpon ke hp dia,ternyata yg mengangkat omnya..lalu saya tanya om si A ke mna?lalu si om menjawab lagu ke pontianak sama tantenya..lalu saya bingung knp dia tidak membawa hpnya?lalu saya menelpon 2 hari kemudian,lalu yg mengangkat adiknya..saya menyakan ke adiknya..di mna si A?lalu dia menjawab di rmh nenenya..lalu saya lgnnsg menanyakan brp nmr nenenya?tapi dia menjawab tidak ada tlpn..pada saat itu saya lgsng berangkat ke rmh nenenya..setelah saya sampai di rmh nenenya lalu saya mengetuk rmhnya ternyata yang keluar pamanya..lalu saya menayakan ad ayanknya om?lalu dia menjawab lagi PERGI KE MALAY SAMA IBUNYA..sontak mendengar itu saya kaget..saya mulai berfikir yg macam2..lalu saya menelpon sahabat terdekatnya,pada saat saya bilang halow..menanyakan di mna si A..lalu si b menjawab…maaf salah sambung..saya mendengar tersebut merasa di bodohi oleh keluarnya dan temannya..dan saya berpikir takutnay dia mempunya kekasih yg lain..helpme…
help me..saya mesti g mna?meningalkanya atau menanyakan lgnsng knp dia berbohong?
# Comment by Hpy — May 31, 2009 @ 2:37 pm
Perih,,, sakittt,, seperti disayat sembilu,,,
yang sedang aku rasakan sekarang,,, usia pernikahanku baru sebulan,, tapi perlakuan suamiku, begitu menyakitkan,, aku mencoba untuk memaafkannya, tapi ini terjadi berulang2,,
dia sudah berjanji tidak mengulanginya lagi dan meminta maaf,,
tapi maaf ku sudah tertutup.. andai waktu bisa diulang aku akan mengulanginya,, andai ini sinetron akan kurubah jalan ceritanya,, tapi ini kenyataan,, ampun tuhan ampun,,, aku ga mau ini terjadi,, apa yang harus aku lakukan untuk mengobati hati ku ini,,? sesak yang kurasakan,,, selal yang kurasakan,,
# Comment by edy — June 7, 2009 @ 8:47 am
aq barusan ketemu orang yang selama ini sangat aku sayangi, kami jarang ketemu dan klo pun ktemu itu hanyalah kebetulan sj, tdi pun aq hanya bisa memandang diantara kursi meja mkn yang saling berjauhan karena mmang hubungan ini hanya untuk kmi brdua.ada 2 hal yang mmbuat aq bersedih..pertama dia orang yg sangat2 aq sayangi kedua karena kami sama2 sdh berkeluarga.tp knp aq gak bsa nglupain dia…..lis…aq sangat menyayangimu….
# Comment by sastraputri — June 8, 2009 @ 2:09 pm
ass. rahma, ulasanmu bikin hatiku sedih, krn seperti itulah keadaanku sekarang, benar.., seperti itulah keadaan hati seorang wanita yg dikhianati cintanya.Bagaimana tidak sakit perasaan ini, jika melihat suami yg kita sayangi menyayangi orang lain, dan ia tidak menyadari sama sekali, apa yg dia lakukan itu telah menghancurkan jiwaku, serta penderitaan batin,yang lebih pedih lagi, saya jd sakit-sakitan,”darah tinggi, dll” dokterpun khawatir dg penyakit saya, dokter hanya bilang “Ibu jgn banyak pikiran” tapi gemana? sy dah cerita ama suami kalo aku sakit, tapi suami cuek aja, tetap melakukan hub. dg wanita itu, “aneh”,sedih sekali hatiku, seharusnya dia bisa menenangkan hatiku, dg meninggalkan wanita itu, tapi kenapa itu tidak dia lakukan…? walaupun itu ia tahu kalo fisikku lg rentan. Ya Allah..aku ngga kuat menghadapi cobaan ini,begitu buta sekali mata dan hatinya, apa yg harus saya lakukan..? tolonglah saya, apakah sy hrs bertahan dalam kesabaran? tp bagaimana dg sakitku?
# Comment by yuli — June 11, 2009 @ 9:47 pm
Ass. Hingga saat ini aq belum bs ikhlas dng apa yg udah suamiqu buat pdq.Kesetiaan,kepercayaan yg udah aq berikan tuk suamiqu dng mdhnya ia hancurkan tanpa sisa.walaupun dia sll berusaha berubah dan meyakinkan diriqu bhw ia tdk akan menghianati kepercayaan qu ,tp aq sngt sulit tuk mempercayainya lg.7th aq dekat tanpa sedikit pun ia menghianati cintaqu,tp qn br 2 thn kami menikah dng mudahnya ia menaruh wanita lain dihatinya. Aq selalu berusaha tuk mengenal wanita itu,aq ingin tau apa kelebihan wanita itu,krn aq mengenal betul sifat suamiqu..qn dng mudahnya ia menyayangi wanita lain yg ia berusaha menghibur wanita tsb dngn memberikan perhatian.qn aq gak tau kmn rt qu akan qu lanjutkan.anak2 perempuanqu selalu menghibur diriqu dan merekalah yg membuatqu tegar. Qn aq berdoa semg allah swt menjauhkan suamiqu dr semua wanita2 yg dpt merusak rt kami,dan dijauhkan dr godaan2 iblis dan syetan yg terkutuk dan aq berdoa smg aq sll diberikan kekuatan dan keikhlasan olehNya.amin
# Comment by memy — June 23, 2009 @ 5:58 pm
aq karang jg lg sakit hati karena d selingkuhi.parahnya ma temen aq sendiri.pie… q ga nyalahin dia coz dia jg ga tahu lo’ aq pacarnya.trus tadi baru tak jelasin biar smua jd jelas.
# Comment by cece — June 24, 2009 @ 1:13 pm
mungkin ada sebab nya npa orang itu selingkuh mungkin ad yang kurang dari qt n.